Skip links
Villa Merah

Villa Merah: Bukan Sekadar Rumah Bersejarah

Mendengar nama Villa Merah, apa yang ada dalam benak Anda? Vila berwarna merah? Atau, vila tempat Anda rencana menginap bersama keluarga saat liburan?

Villa Merah yang ini bukan sekadar vila. Usianya sudah lebih dari 100 tahun dengan daya tarik sejarah di balik arsitekturnya yang menawan.

Bangunan cagar budaya ini dibangun pada 1922 hasil rancangan arsitek kenamaan Belanda Richard Leonard Arnold Schoemaker. Ia adalah saudara kandung arsitek Charles Prosper Wolff Schoemaker, pengajar dan rektor di Technische Hogeschool Bandoeng pada 1934-1935.

Sejak mula, sebetulnya bangunan tua bergaya art-deco di Jalan Tamansari No. 78 Kota Bandung itu memang dibangun bukan untuk umum. Dulu, bangunan tersebut difungsikan menjadi rumah dinas guru besar Technische Hogeschool Bandoeng, cikal bakal Institut Teknologi Bandung.

Sebutan Villa Merah kabarnya berasal dari karakteristik dindingnya yang khas, yaitu bata merah yang dibiarkan terekspos tanpa lapisan semen. Itulah salah satu hal yang menghadirkan kesan kokoh, unik, langka pada masanya dan elegan pada tampilan bangunannya.

Kabarnya, batu bata merah yang tergolong mewah dan mahal waktu itu didatangkan langsung dari Belanda dengan kapal laut. Bukan hanya nyaman dan unik, arsitektur bangunan dua lantai tersebut dirancang agar sirkulasi udara di dalam tetap lancar, bahkan di siang hari yang panas.

Keaslian tetap terjaga

Dari waktu ke waktu, Villa Merah berganti fungsi beberapa kali. Setelah masa rumah dinas berakhir, bangunan beralih fungsi menjadi asrama mahasiswa ITB pada 1950-an. Di Villa Merah inilah awal mula terbentuknya Bimbingan Belajar, salah satunya Bimbingan Belajar Seni Rupa Desain ITB dan Arsitektur.

Beberapa nama besar alumni yang pernah tinggal di rumah tersebut adalah Guru Besar Seni Rupa ITB. Prof. Muhtar Apin. Guru Besar Arsitektur ITB Prof. Hasan Purbo juga pernah tinggal di sana.

Pada era akhir dekade 1960-an hingga akhir dekade 1990-an, rumah tersebut menjelma menjadi pusat bimbingan belajar terkemuka di Indonesia. Bimbingan Belajar Villa Merah bisa dibilang pelopor/peletak dasar konsep bimbingan belajar dan bimbingan belajar pertama sekaligus tertua di tanah air.

Namun, bukan sekadar bangunan bersejarah. Villa Merah telah menjadi saksi bisu lahirnya para arsitek ternama Indonesia.

Zaman berganti, bangunan ini tetap kokoh dengan cerita panjang yang melekat di tiap sudutnya, menjadi salah satu  penanda penting perjalanan dunia arsitektur Indonesia. Meski Bimbingan Belajar Villa Merah sudah berpindah, tetapi keaslian bangunan ini tetap terawat dan terjaga keasliannya.*

Foto: Dudi Sugandi

Bidik juga:

Observatorium Bosscha dan Sejarah Singkatnya

Leave a comment

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom casibom casibom casibom güncel giriş