Skip links
fotografi panning

Tips dan Ide Fotografi Panning (1)

Fotografi panning merupakan teknik yang digunakan dengan menggerakkan kamera saat menekan tombol rana. Umumnya, foto yang dihasilkan menampilkan blur bergaris yang indah.

Panning dari sisi ke sisi adalah teknik yang paling umum, tetapi Anda juga dapat melakukannya ke atas dan ke bawah atau secara diagonal.

Setelah Anda mengetahui dasar-dasar fotografi panning, Anda siap untuk beberapa tips, teknik, dan ide yang lebih canggih. Apa saja? Yuk, simak uraian singkat berikut.

Panning adalah cara yang hebat untuk menghasilkan gambar yang penuh energi, gerakan, bahkan efek abstrak. Namun, bagaimana cara kerjanya? Teknik dan pengaturan apa yang sebaiknya Anda gunakan?

Untuk peluang sukses terbaik, gunakan mode burst kamera Anda

Mode burst memungkinkan Anda mengambil beberapa foto dalam sepersekian detik dan sangat berguna untuk fotografi panning.

Pada intinya, semakin banyak foto yang Anda ambil, semakin besar kemungkinan Anda akan mendapatkan hasil yang luar biasa. Jadi, sebelum Anda mulai melakukan panning, alihkan kamera Anda dari mode single-shot ke mode continuous shooting. (Jika Anda tidak yakin bagaimana cara melakukannya, periksa buku manual kamera Anda!)

Ketika tiba saatnya untuk memotret, tahan tombol rana dan tahan terus tombol tersebut saat Anda melakukan panning hingga subjek Anda menjauh. Kamera Anda akan menangkap beberapa foto sehingga Anda memiliki banyak berkas untuk disortir. Dengan sedikit keberuntungan, beberapa di antaranya mungkin akan terlihat bagus.

Selain meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan hasil yang bagus, mode burst kamera akan mencegah Anda menekan tombol rana berulang kali. Dengan begitu, hal tersebut meminimalkan guncangan kamera.

Coba berbagai lensa

Pilihan lensa juga memengaruhi tampilan panning. Lensa telefoto yang mengompresi perspektif akan menciptakan efek yang lebih dramatis daripada lensa sudut lebar. Jadi, menggunakan lensa 70-200mm, misalnya,  bisa menjadi pendekatan yang bagus. Di sisi lain, terkadang tampilan sudut lebar justru yang Anda inginkan!

Perhatikan bahwa ini memiliki konsekuensi praktis. Karena efek kompresi telefoto, lensa sudut lebar membutuhkan kecepatan rana yang lebih lama untuk menciptakan efek yang sama dengan telefoto.

Jadi, bereksperimenlah sedikit dengan kedua jenis lensa dan lihat apa pendapat Anda. Pada dasarnya, keduanya tidak lebih baik dari yang lain. Semuanya tergantung pada apa yang ingin Anda ciptakan!*

Bersambung …

Foto: weebly.com

Bidik juga:

Apa Itu Panning dalam Fotografi? Ini Penjelasannya!

Leave a comment

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom casibom casibom casibom güncel giriş