Tempat Bersejarah di Kota Bandung yang Berkaitan dengan HJKB
Menjelang peringatan Hari Jadi ke-215 Kota Bandung (HJKB), Pemerintah Kota Bandung bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandung berziarah ke makam para leluhur dan pendiri Kota Bandung.
Agenda tiap tahun tersebut selalu berlangsung khidmat. Namun, ziarah ke makam pendiri dan para leluhur Kota Bandung bukan satu-satunya tempat yang berkaitan erat dengan peringatan HJKB.
Berikut lima tempat yang berhubungan dengan peringatan HJKB yang mengacu pada besluit Pemerintah Hindia Belanda tanggal 25 September 1810.
Titik KM Nol Kota Bandung
Jl. Asia Afrika
Jejak memorial Bandung menjadi kota, 25 September 1810. Inilah Tugu KM 0 Bandung, lokasi titah Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels membangun kota seraya menancapkan tongkat kayunya.
Keinginan Daendels 215 tahun silam di “titik nol” kilometer Bandung itu benar-benar terwujud. Namun, ia tak pernah melihat Bandung maju sebagai kota. Pada 1811, Daendels dipanggil Kaisar Napoleon Bonaparte kembali ke negerinya dan tak pernah datang kembali ke Parijs van Java.
Pendopo Kota Bandung
Jl. Dalem Kaum No. 56
Didirikan pada 1811 atas prakarsa Bupati Bandung ke-VI, yaitu RA. Wiranatakusumah II (1794-1829), pendopo adalah bangunan pertama yang menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Bandung.
Pendopo tepat menghadap ke arah Gunung Tangkuban Parahu, yaitu gunung yang menjadi simbol kepercayaan masyarakat Sunda. Bangunan yang selesai proyeknya pada 1812 ini berdekatan dengan alun-alun, masjid, dan pasar.
Situs Makam RA Wiranatakusumah II
Jl. Dalem Kaum, Belakang Masjid Raya Bandung
Di situs ini terdapat makam Bupati Bandung ke-VI, yaitu RA Wiranatakusumah II (1794-1829)– “Bapak Pendiri Kota Bandung” yang memindahkan pusat pemerintahan dari Krapyak ke Cikapundung, yang menjadi awal pembangunan Kota Bandung.
Komplek pemakaman ini dikelilingi benteng bergaya arsitek khas era kolonial yang terasa kental. Benteng tinggi dengan balutan cat serbaputih itu membuat komplek pemakaman RA Wiranata Kusumah terlihat gagah.
Makam Para Bupati Bandoeng
Jl. Karanganyar
Di area ini terdapat sekitar 1.456 makam, tiga di antaranya adalah makam Bupati Bandung keturunan Raden Adipati Wiranatakusumah termasuk RA. Wiranatakusumah III (1829-1846) yang dikenal sebagai Dalem Karanganyar.
Di kompleks permakaman Makam Para Bupati Bandoeng ini terdapat sebuah bangunan khusus. Bangunan klasik tanpa dinding, hanya belasan pilar yang menyangga langi-langit bangunan tersebut.
Balai Kota Bandung
Jl. Wastukancana No. 2
Plaza Balai Kota Bandung—dulu Pieterspark, yaitu taman tertua di Kota Bandung di sebelah selatan Gedong Papak, akan menjadi tempat upacara peringatan HJKB yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Bandung.
Balai Kota Bandung yang dikenal juga dengan sebutan Gedong Papak itu menjadi saksi kiprah Wali Kota Bandung dari masa ke masa, mulai dari wali kota asal Belanda hingga wali kota dan wakil wali kota pribumi.*
Foto: Situs Makam RA Wiranatakusumah II
Bidik juga:
