Teknik Komposisi yang Bisa Tingkatkan Foto Anda (3)
Berikut ini tujuh teknik komposisi yang bisa Anda praktikkan untuk meningkatkan kualitas foto Anda. Beberapa teknik komposisi berikut memang terlihat mudah dengan hasil visual yang sederhana.
Fill the Frame
Mengisi bingkai dengan subjek Anda—menyisakan sedikit atau tanpa ruang di sekitarnya—bisa sangat efektif dalam situasi tertentu. Ini membantu memfokuskan pemirsa sepenuhnya pada subjek utama tanpa gangguan. Ini juga memungkinkan pemirsa untuk mengeksplorasi detail subjek yang tidak mungkin dilakukan jika difoto dari jarak jauh. Mengisi bingkai (fill the frame) seringkali melibatkan pengambilan gambar yang terlalu dekat sehingga Anda, bahkan dapat memotong elemen subjek. Dalam banyak kasus, hal ini dapat menghasilkan komposisi yang sangat orisinal dan menarik.
Leave Negative Space
Dalam panduan sebelumnya, Anda mengisi bingkai agar berfungsi dengan baik sebagai alat komposisi. Sekarang, Anda melakukan hal yang sebaliknya, tapi juga berfungsi dengan baik. Meninggalkan banyak ruang kosong atau “leave negative space” di sekitar subjek Anda bisa sangat menarik. Ini menciptakan kesan kesederhanaan dan minimalis. Seperti halnya mengisi bingkai, ini membantu pemirsa fokus pada subjek utama tanpa gangguan.
Simplicity and Minimalism
Meninggalkan ruang negatif di sekitar subjek utama dapat menciptakan kesan kesederhanaan dan minimalis. Sebetulnya, kesederhanaan itu sendiri dapat menjadi alat komposisi yang ampuh. Itulah mengapa sering dikatakan bahwa “less is more”. Kesederhanaan juga seringkali berarti mengambil foto dengan latar belakang yang sederhana dan tidak mengganggu subjek utama. Anda juga dapat membuat komposisi sederhana dengan memperbesar sebagian subjek dan memfokuskan pada detail tertentu alias simplicity and minimalism.
Use Black and White
Mengubah foto menjadi hitam putih bisa menjadi metode yang sangat efektif untuk menyederhanakan komposisi Anda. Dalam beberapa hal, warna itu sendiri bisa menjadi pengalih perhatian. Fotografi hitam putih seringkali memungkinkan kita untuk fokus pada tekstur, cahaya, bayangan, dan bentuk dalam bingkai.
Isolate the Subject
Menggunakan kedalaman bidang yang dangkal untuk mengisolasi subjek Anda adalah cara yang sangat efektif untuk menyederhanakan komposisi Anda. Dengan menggunakan aperture lebar, Anda dapat mengaburkan latar belakang yang mungkin mengganggu subjek utama Anda. Ini adalah teknik yang sangat berguna untuk memotret potret.
Shoot from Below
Sebagian besar foto diambil dari ketinggian kepala. Mengambil foto dari ketinggian atau di ketinggian bisa menjadi cara yang bagus untuk menangkap sudut pandang yang lebih dinamis atau menarik. Anda mungkin sering melihat fotografer satwa liar berbaring tengkurap untuk mendapatkan bidikan istimewa: shoot from below, seperti foto di atas.
Shoot from Above
Ini kebalikannya, yaitu mengambil foto dari titik pandang yang tinggi. Kebanyakan kota biasanya memiliki gedung tinggi atau menara lonceng yang bisa Anda panjat untuk mengambil beberapa foto dari ketinggian di atas lingkungan sekitar. Pastikan saja mereka memperbolehkan penggunaan tripod jika Anda berencana membawanya.*
Bersambung …
Foto: Peta Pixel
Bidik juga:
