Skip links
Sherbet

Sherbet, Apa Itu?

Sherbet sering disebut sebagai hidangan penutup beku yang dimaniskan, seperti es krim, gelato dan sorbet yang lezat. Namun, sherbet terbuat dari buah dan beberapa jenis produk susu atau krim, bahkan putih telur.

Secara umum, sherbet dapat dibuat dengan jus buah, buah yang dihaluskan, atau keduanya. Jumlah produk susu di dalam hidangan ini lebih sedikit dibandingkan dengan makanan penutup beku lainnya.

Biasanya es krim mengandung setidaknya 10 persen lemak mentega (sering kali setinggi 20 persen), dan gelato antara 4 dan 8 persen lemak mentega. Sementara sherbet hanya mengandung 1 hingga 2 persen lemak mentega.

Rasa hidangan ini yang umum meliputi jeruk, rasberi, lemon, anggur, dan jeruk nipis yang menyegarkan. Ada juga variasi yang penuh warna semacam pelangi yang dibuat dengan menggabungkan beberapa lapisan rasberi, jeruk nipis, dan jeruk.

Adakalanya perasa nonbuah seperti vanila, cokelat atau rempah-rempah seperti pepermin digunakan dalam pembuatannya dengan penambahan susu yang menjadi pembeda dengan sorbet. Dengan begitu rasanya jadi lebih gurih dan manis serta teksturnya jauh lebih halus.

Mirip dengan es krim, makanan ini dapat disajikan sendiri atau sebagai pelengkap hidangan penutup lainnya, seperti kue. Beberapa koki, bahkan memasukkannya ke dalam resep hidangan penutup. Penyajian lainnya banyak juga digunakan dalam minuman kocok dan minuman “punch”.

Sejarah singkat

Mengutip laman britannica.com, kata “sherbet” berasal dari kata “sharbat” Persia yang berarti minuman buah dingin. Makanan penutup dingin ini diperkenalkan ke Barat melalui Timur Tengah. Pada akhir abad ke-20, praktik penyajian makanan penutup di antara hidangan lezat untuk menyegarkan lidah kembali marak.

Dikenal sebagai Sharbat, minuman ini populer di Asia Barat dan Asia Selatan. Ada juga yang menyebut berasal dari kata Arab “shariba”, yang berarti “minum”. Namun, penyebutan sherbet tertua ditemukan dalam buku Persia abad ke-12, Zakhireye Khwarazmshahi.

Dalam ensiklopedia medis ini, penulis Ismail Gorgani menjelaskan berbagai jenis sherbet yang tersedia di Iran saat itu, termasuk Anar, Ghoor, dan Sekanjebin.*

Foto: southernliving

Bidik juga:

Fakta Gelato dan Sesendok Kisah Asalnya

Leave a comment

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom casibom casibom casibom güncel giriş