Sate Jando, Jajanan Sedap Gurih di Bandung
Sate jando, sebagian orang Bandung menyukai makanan ini karena gurih dan kelezatannya. Terlebih, disantap selagi hangat, bikin cita rasa lebih nikmat.
Di Kota Bandung, penjual sate jando salah satunya bisa disambangi di bilangan Jalan Merdeka dan Jalan Cimandiri dekat Gedung Sate. Kecuali, sate jando di Cimandiri, para penjual di Jalan Merdeka hanya berdagang pada Sabtu dan Ahad pagi hingga menjelang siang. Mengapa?
Ya, di Jalan Merdeka sebenarnya tidak boleh ada aktivitas berjualan ala kaki lima. Para penjual sate jando memanfaatkan halaman-halaman kantor yang libur di akhir pekan di seputar jalan tersebut. Satu tempat lagi, biasanya ada beberapa penjual yang berjualan di Taman Anak Sungai Cikapayang di Jalan Merdeka bawah belokan Balai Kota Bandung.
Tumini, salah seorang penjual mengatakan, para pesepeda dan warga kota yang jalan-jalan pagi adalah pembeli utamanya. Mereka kerap beristirahat atau berkumpul di beberapa titik di Jalan Merdeka pada Sabtu dan Ahad pagi. Oleh karena itu, penjual sate jando tidak mangkal permanen alias sesekali saja memanfaatkan ramainya pengunjung. Lain halnya dengan pedagang di Jalan Cimandiri yang buka saban hari. Malah, tempat ini selalu ramai pembeli hingga antre.
Apa itu sate jando?
Sate jando terbuat dari daging payudara sapi. Bagian lemak susu dari sapi atau gajih membedakan sate ini dengan sate lainnya. Lemak inilah yang bikin hidangan dengan bumbu kacang tersebut menjadi lebih gurih.
Sate jando dibakar dadakan sesuai pesanan. Penyajian menggunakan alas daun pisang dan disiram bumbu kacang yang kental. Setiap pedagang di sana juga menyediakan sate ayam dan sate jando campur. Harga satu porsinya sama, yaitu mulai Rp30.000 isi sepuluh tusuk plus potongan lontong.
Tak dimungkiri, kelezatan sate jando Bandung menjadi pilihan favorit warga kota sembari menikmati suasana akhir pekan. Anak-anak, kawula muda dan orang tua banyak yang menyukainya. Aroma bakaran sate memang khas sehingga menggugah selera untuk mencicipinya. Mmhh … lekker.*
Foto: Desk Jabar Pikiran Rakyat
Bidik juga:
