Linimasa Sejarah Fotografi: Seni, Film, dan Kamera
Linimasa sejarah fotografi tidak dikenal sejak kemarin sore ketika semuanya serbadigital dan serbainstan. Berabad-abad lalu, bahkan benih-benih ilmu fotografi sudah mulai disemai oleh para filsuf.
Beberapa pencapaian dan tonggak penting yang berasal dari zaman Yunani kuno telah berkontribusi pada perkembangan kamera dan fotografi. Berikut adalah linimasa sejarah singkat fotografi yang mencakup berbagai terobosan beserta penjelasan pentingnya.
Abad ke-5-4 SM
- Para filsuf Tiongkok dan Yunani menjelaskan prinsip-prinsip dasar optik dan kamera.
1664-1666
- Isaac Newton menemukan bahwa cahaya putih terdiri dari berbagai warna.
1727
- Johann Heinrich Schulze menemukan bahwa perak nitrat menjadi gelap setelah terpapar cahaya.
1794
- Panorama pertama dibuka, cikal bakal bioskop yang diciptakan oleh Robert Barker.
1814
- Joseph Niepce memperoleh citra fotografi pertama menggunakan perangkat awal untuk memproyeksikan citra kehidupan nyata yang disebut kamera obscura. Namun, gambar tersebut membutuhkan delapan jam paparan cahaya dan kemudian memudar.
1837
- Daguerreotype pertama Louis Daguerre, sebuah gambar yang tetap dan tidak pudar serta membutuhkan paparan cahaya kurang dari tiga puluh menit. Ini merupakan terobosan signifikan dalam sejarah fotografi.
1840
- Paten Amerika pertama di bidang fotografi diberikan kepada Alexander Wolcott untuk kameranya.
1841
- William Henry Talbot mematenkan proses Calotype, proses negatif-positif pertama yang memungkinkan pembuatan salinan ganda pertama.
1843
- Iklan pertama dengan foto diterbitkan di Philadelphia.
1851
- Frederick Scott Archer menemukan proses Collodion sehingga gambar hanya membutuhkan dua atau tiga detik paparan cahaya.
1859
- Kamera panorama, yang disebut Sutton, dipatenkan.
1861
- Oliver Wendell Holmes menemukan penampil stereoskop.
1865
- Foto dan negatif foto ditambahkan ke karya yang dilindungi berdasarkan hukum hak cipta.
1871
- Richard Leach Maddox menemukan proses pelat kering gelatin perak bromida, yang berarti negatif tidak perlu lagi dicetak segera.
1880
- Eastman Dry Plate Company didirikan.
1884
- George Eastman menemukan film fotografi berbasis kertas yang fleksibel.
1888
- Eastman mematenkan kamera rol film Kodak.
1898
- Pendeta Hannibal Goodwin mematenkan film fotografi seluloid.
1900
- Kamera pertama yang dipasarkan secara massal, bernama Brownie, mulai dijual.
1913/1914
- Kamera diam (fixed) 35mm pertama dikembangkan.
1927
- General Electric menemukan lampu kilat modern.
1932
- Pengukur cahaya pertama dengan sel fotolistrik diperkenalkan.
1935
- Eastman Kodak memasarkan film Kodachrome.
1941
- Eastman Kodak memperkenalkan film negatif Kodacolor.
1942
- Chester Carlson menerima paten untuk fotografi elektrik (xerografi).
1948
- Edwin Land meluncurkan dan memasarkan kamera Polaroid.
1954
- Eastman Kodak memperkenalkan film Tri-X berkecepatan tinggi.
1960
- EG&G mengembangkan kamera bawah air kedalaman ekstrem untuk Angkatan Laut AS.
1963
- Polaroid memperkenalkan film berwarna instan, sebuah momen penting dalam sejarah fotografi.
1968
- Foto Bumi diambil dari bulan dan foto Earthrise dianggap sebagai salah satu foto lingkungan paling berpengaruh yang pernah diambil.
1973
- Polaroid memperkenalkan fotografi instan satu langkah dengan kamera SX-70.
1977
- Pelopor George Eastman dan Edwin Land dilantik ke dalam National Inventors Hall of Fame.
1978
- Konica memperkenalkan kamera autofokus point-and-shoot pertama.
1980
- Sony mendemonstrasikan kamera video konsumen pertama untuk merekam gambar bergerak.
1984
- Canon mendemonstrasikan kamera diam elektronik digital pertama.
1985
- Pixar memperkenalkan prosesor pencitraan digital.
1990
- Eastman Kodak mengumumkan Photo Compact Disc sebagai media penyimpanan gambar digital.
1999
- Kyocera Corporation memperkenalkan VP-210 VisualPhone, ponsel pertama di dunia dengan kamera internal untuk merekam video dan foto.*
Berbagai sumber
Bidik juga:
