Kuliner Warisan Budaya Tak Benda Jawa Barat
Kuliner di bawah ini merupakan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Lima kuliner yang telah ditetapkan, semuanya memiliki ciri dan rasa yang khas, mulai dari manis hingga gurih.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan 5 kuliner khas ini sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) pada 2022. Pastinya kuliner tersebut sudah tak asing di telinga dan lidah masyarakat Bandung dan Jawa Barat.
Apa saja? Yuk, simak ulasan berikut ini!
Bubur suro
Lima kuliner khas Jawa Barat pertama yang ditetapkan sebagai WBTB adalah bubur suro. Bubur suro biasa dihidangkan pada upacara selamatan khususnya saat memasuki tahun baru Islam (1 Muharam) atau tanggal 10 Suro dalam penanggalan Jawa.
Sajian khas ini terbuat dari bubur beras, santan kelapa, dan lauk pauk, seperti sambal goreng, ayam suwir, dan ikan asin jambal.
Empal gentong
Kuliner kedua adalah empal gentong. Seperti bubur suro, empal gentong juga berasal dari Cirebon. Hidangan khas berkuah ini sepintas mirip gulai dengan bumbu yang kental dan kuning.
Dikutip dari laman disbudpar.cirebonkota.go.id, sebermula empal gentong diolah dari daging kerbau. Salah satu keunikannya, daging kerbau tersebut dimasukkan ke dalam gentong yang terbuat dari tanah, lalu dimasak menggunakan kayu asam.
Pada perkembangannya, empal gentong diolah dari potongan daging sapi yang empuk dan jeroan.
Galendo
Galendo berasal dari Ciamis. Kuliner yang terbuat dari saripati minyak kelapa ini rasanya manis. Proses pembuatan galendo boleh dibilang memerlukan waktu yang cukup lama.
Moci
Ini adalah kuliner dari Sukabumi. Moci terbuat dari beras ketan seukuran kelereng dan menjadi oleh-oleh khas Kota Sukabumi. Konon, kudapan ini berasal dari Negeri Sakura yang hadir di Sukabumi pada masa pendudukan Jepang di Indonesia.
Dodol ketan
Kuliner kelima yang ditetapkan sebagai WBTB 2022 adalah dodol ketan Kasepuhan Banten Kidul. Biasanya penganan ini disajikan dalam berbagai acara adat dan hiburan rakyat, salah satunya dalam acara Seren Taun.*
Bidik juga:
