Skip links
Stadion GBLA Jadwal Persib

Kilas Balik Stadion GBLA Markas Persib Bandung

Stadion GBLA—Gelora Bandung Lautan Api—mencatatkan sejarah baru menjadi saksi bisu Persib Bandung mengangkat trofi supremasi Liga1 2025. Sang Pangeran Biru sudah memastikan kampiun sejak pekan ke-31, awal Mei lalu, karena raihan poinnya tak mungkin lagi terkejar pesaing.

Sabtu, 24 Mei 2025, seturut jadwal yang dirilis, Persib melakoni laga terakhir musim ini kontra Persis Solo di Stadion GBLA. Selepas laga ini, punggawa Pangeran Biru akan mengangkat trofi dan menerima medali juara liga sepakbola tertinggi di Indonesia.

Markas Persib Bandung, Stadion GBLA, rupanya menyimpan beberapa fakta menarik yang mungkin belum diketahui bobotoh. Penasaran? Yuk, simak kilas balik stadion ini!

Tribun atap penuh

Stadion GBLA hadir sebagai salah satu stadion stadion besar di Indonesia khususnya di Jawa Barat. Di kawasan Bandung raya, ini adalah stadion pertama dengan tribun dan atap penuh serta dilengkapi lintasan atletik. Dalam perjalanannya, stadion pernah menjadi venue beberapa laga internasional Tim Nasional Indonesia dan Persib Bandung.

Dibangun 2008-2013

Pembangunan stadion kebanggaan Bandung dan Jawa Barat ini menghabiskan waktu mencapai empat tahun, dari tahun 2008 lalu diresmikan pada 2013.

SUS Gedebage

Mulanya, stadion ini bernama Stadion Utama Sepak Bola (SUS Gedebage). Hal ini berkaitan dengan lokasi stadion yang berada di Rancanumpang, Gedebage, Kota Bandung.

Hasil polling

Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebagai nama stadion diperoleh dari hasil polling atau pemungutan suara terbanyak dari masyakat.

Luas kompleks stadion

Luas keseluruhan lanskap kompleks stadion yang dibangun di atas areal bekas persawahan ini mencapai 24,5 hektare. Total area mencakup lapangan, bangunan, area parkir, dan lanskap.

Kapasitas

Total kapasitas tribun penonton Stadion GBLA mencapai 38.000 kursi (single seat) sekaligus menjadi stadion berkapasitas penonton terbanyak di Jawa Barat. Pemasangan kursi berwarna kombinasi biru, hijau, dan kuning mengikuti pola tertentu.

Rumput FIFA

Lapangan hijau stadion ini menggunakan rumput standar FIFA, yaitu zoysia matrella mer. Sejak diresmikan pada 2013, lapangan ini sudah mengalami beberapa kali revitalisasi sehingga kualitas rumput terjaga dengan baik.*

Foto: Dudi Sugandi

Bidik juga:

Stadion Siliwangi dan Persib Bandung

Sumber:

Berbagai sumber

Leave a comment

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom casibom casibom casibom güncel giriş