Kereta Api Pasundan Siap Melaju dengan New Generation
Kereta Api Pasundan akan menggunakan rangkaian gerbong ekonomi new generation mulai 1 Agustus 2025. Sebelumnya, kereta api relasi Kiaracondong – Surabaya Gubeng ini menggunakan gerbong ekonomi PSO.
Dengan new generation versi modifikasi yang lebih nyaman, KA Pasundan tak lagi menggunakan kursi ekonomi tegak yang membuat penumpang adu dengkul.
Dalam akun Instagramnya, PT KAI melalui akun @kai121_, Jumat 18 Juli 2025 menyampaikan informasi tersebut. “FYI aja, kalau per 1 Agustus 2025, Kereta Api Pasundan bakalan dapat upgrade sarana, jadi kereta ekonomi new generation versi modifikasi, guys!” tulis KAI pada unggahannya itu.
Penggantian rangkaian ini menjadi kabar gembira bagi para pelanggan KA Pasundan. Selama ini, para pelangggan harus membayar tiket relatif mahal, tetapi masih harus duduk tegak dan adu dengkul dengan waktu tempuh lama.
“Say good bye buat kursi tegak lurus, adu dengkul, dan pusing kalau dapat kursi mundur. Kereta new generation ini bakalan bikin nyaman, karena kursinya udah pakai jenis captain seat, leg room lega, dan semuanya searah laju kereta,” lanjut keterangan unggahan.
Apa itu new generation?
Mengutip dari situs resmi kai.id, kereta new generation adalah bagian dari pengadaan 612 unit kereta Stainless Steel New Generation periode 2023–2026. Kereta tersebut didatangkan dari PT INKA (Persero).
Adapun pengoperasian kereta eksekutif dan ekonomi Stainless Steel New Generation ini sebagai bentuk peningkatan pelayanan KAI kepada para pelanggan. Seiring waktu, kereta ini akan dioperasikan untuk KA-KA lainnya secara bertahap.
Salah satu keunggulan kereta Stainless Steel New Generation adalah pintu masuk kereta dan pintu penghubung antar kereta sudah menggunakan pintu elektrik otomatis. Hal ini semakin memudahkan pelanggan dalam membuka atau menutup pintu tanpa mengeluarkan banyak energi. Suara aktivitas buka-tutup pintu pun menjadi lebih senyap. Begitu pun dengan penghubung kereta yang sudah menggunakan model akordeon.
Melansir aplikasi Access by KAI, meski berubah rangkaian, jadwal keberangkatan KA Pasundan masih tetap sama. Sehari masing-masing satu kali perjalanan dari Kiaracondong maupun Surabaya Gubeng via jalur selatan. Waktu tempuh perjalanannya pun tetap sama, yakni berkisar 13 sampai 14 jam. Namun begitu, perubahan ini berpengaruh pada harga tiket yang menjadi lebih mahal. Ketimbang rangkaian kereta ekonomi kursi tegak.*
Foto: kursi new generation (KAI)
Bidik juga:
