Skip links
Bandung era Hindia Belanda

Jarang Diungkap, Serbapertama di Bandung Era Hindia Belanda(2)

Saat dibangun pada masa atau era Pemerintahan Hindia Belanda, Bandung sebagai kota tumbuh demikian cepat. Tentu saja, ada banyak hal baru dan pertama yang hadir di kota ini.

Mengutif dari berbagai sumber, Kelas Garasi rangkum sedikitnya ada beberapa hal yang serbapertama di Bandung era Hindia Belanda. Apa saja? Yuk, simak artikel berikut!

Sekolah untuk Perempuan Pribumi

  • 1904

Namanya Sakola Istri, didirikan oleh Raden Dewi Sartika. Sakola Istri adalah sekolah untuk perempuan pribumi pertama di Hindia Belanda. Salah satu tujuan utamanya meningkatkan derajat kaum perempuan. Kurikulum yang diajarkan di Sakola Istri antara lain membaca, menulis, menjahit, dan keterampilan rumah tangga lainnya.

Bandung Mulai Dialiri Listrik

  • 1906

Pada tahun ini berdiri perusahaan Bandoengsche Electriciteits Maatschappij (BEM) yang pada 1920 berubah menjadi Gemeenschappelijk Electriciteitsbedrijf Bandoeng en Omstreken (GEBEO). Sumber listrik untuk Bandung pertama kali diambil dari pembangkit listrik tenaga air yang dibangun di aliran Sungai Cikapundung di daerah Dago.

Bioskop

  • 1906

Untuk pertama kalinya Bandung memiliki gedung bioskop sebagai alternatif hiburan baru, yaitu Bioskop Elita pada 1906. Bioskop di sebelah timur Alun-alun Bandung itu milik RWG Arendsen de Wolf, ayah dari raja bioskop Bandung, FFA. Buse. Setelah Elita, berdiri bioskop lainnya untuk berbagai golongan masyarakat, seperti Oriental, Luxor, dan Concordia (Majestic).

Burgemeester (Wali Kota)

  • 1913

Siapa Wali Kota Bandung pertama?

Pada 1913, Bertus Coops diangkat menjadi Wali Kota (Burgemeester) pertama dan paling lama. Ia memiliki peran penting dalam meletakkan fondasi pembangunan Kota Bandung di awal abad ke-20.

Rencana Pengembangan Kota

  • 1919

Komisi Karsten selesai menyusun perencanaan dan pengembangan tata kota (masterplan) Gemeente Bandung. Perencanaan ini kemudian dikenal sebagai Plan Karsten.

Pembangunan Rumah Penduduk

  • 1920

Proyek pertama pembangunan perumahan penduduk di Bandung terletak di Astanaanyar. Selanjutnya, pembangunan dilakukan antara lain di daerah Cihapit pada 1921 dengan 127 rumah dan 12 toko.

Sekolah Tinggi Teknologi Pertama di Indonesia

3 Juli 1920

Sekolah Tinggi Teknik/ Technische Hoogeschool (THS) pertama di Hindia Belanda, kini ITB. THS didirikan untuk menghasilkan insinyur lokal atau pribumi yang diproyeksikan untuk membangun Hindia Belanda.

Radio Komunikasi

  • 5 Mei 1923

Sejarah teknologi komunikasi Hindia Belanda ditorehkan melalui didirikannya stasiun radio komunikasi Malabar di Kabupaten Bandung yang diprakarsai oleh Dr.Ir.C.J. de Groot. Stasiun ini merupakan pencapaian teknologi besar pada masanya untuk komunikasi jarak jauh antarbenua dengan menghubungkan Bandung dan Belanda.*

Selesai …

Foto: Dudi Sugandi

Bidik juga:

Sejarah Kota Bandung dalam 215+ Kata

Leave a comment

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom casibom casibom casibom güncel giriş