Fotografi dan Videografi, Apa Bedanya?
Fotografi dan videografi adalah dua seni visual berbeda yang dalam praktiknya memiliki beberapa kesamaan. Secara umum, fotografi berfokus pada menangkap momen tunggal, sedangkan videografi menceritakan kisah lengkap melalui gambar bergerak.
Mengabadikan momen versus menceritakan kisah
Dalam praktiknya, fotografi membekukan satu momen dalam satu waktu. Ini tentang mengambil bidikan sempurna ketika semuanya selaras dengan tepat, mulai dari cahaya, emosi, bahkan kejutan. Pendek kata, satu klik dapat menangkap semua itu dan menahan selamanya.
Foto yang bagus, bahkan mungkin terlihat menceritakan sebuah kisah tanpa menggunakan kata-kata sama sekali.
Di sisi lain, videografi melakukan aktivitas berbeda. Videografi menyatukan momen untuk menunjukkan kepada kita lebih dari sekadar momen. Selain itu, videografi membawa dalam perjalanan yang memungkinkan kita menyaksikan kisah yang terungkap dari waktu ke waktu.
Video menghubungkan satu sudut pandang ke sudut pandang lain hingga menciptakan kisah utuh yang bergerak, berbicara, dan berubah.
Peralatan dan teknik
Fotografer membutuhkan kamera yang dapat mengambil gambar yang tajam. Mereka juga biasa menggunakan lensa untuk memperbesar atau memperkecil gambar. Peralatan lainnya adalah tripod untuk menjaga kamera tetap stabil dan unit lampu kilat untuk membantu potret di tempat yang gelap.
Sementara itu, untuk videografi, orang-orang memulai dengan kamera video dan mungkin menambahkan mikrofon untuk mendapatkan suara yang bagus.
Kedua aktivitas tersebut membutuhkan pembelajaran cara membingkai bidikan yang baik. Fotografer belajar tentang cahaya dan bayangan, sementara videografer juga fokus pada gerakan yang halus. Adapun keterampilan mengedit penting untuk keduanya, tetapi menggunakan alat yang berbeda. Editor foto mengubah gambar, sedangkan program pengeditan video menyatukan klip menjadi cerita.
Pascaproduksi
Pascaproduksi untuk foto dan video dapat berbeda. Fotografer memperbaiki warna dan menghilangkan noda untuk membuat gambar menjadi sempurna, misalnya. Namun, videografer sering kali memiliki lebih banyak pekerjaan karena mereka memadukan audio dengan gambar bergerak dan dapat merangkai alur cerita yang berbeda.
Terlepas dari beberapa perbedaannya, fotografi dan videografi menggunakan perangkat digital untuk memberikan hasil yang menarik. Tentu saja, menceritakan kisah yang berkesan atau menangkap adegan yang menakjubkan.*
Bidik juga:
