Fotografi Candid, Apa Itu?
Fotografi candid sering kali memberikan warna lain khususnya bagi hasil gambar yang menangkap seseorang di dalam bingkai bidik kameranya. Mungkin juga memunculkan beragam emosi bagi yang terlibat dalam pembuatannya, entah tersenyum, tertawa, bahkan kecewa.
Mengapa? Pada dasarnya, fotografi candid adalah gaya fotografi potret yang menangkap emosi nyata (real) dan momen secara spontan alias tanpa pengaturan tertentu. Tentu, fotografi tidak mencolok ini menangkap orang dalam keadaan alaminya tanpa ia sadari ada yang memotret atau mengambil gambarnya.
Memang, terdengarnya mudah. Akan tetapi, fotografi candid yang bagus membutuhkan keterampilan dan latihan untuk menangkap momen yang sempurna. Hal terpenting yang digarisbawahi tentang fotografi ini adalah bahwa momen yang tidak direncanakan membutuhkan perencanaan untuk menangkapnya dengan baik.
Pendek kata, fotografi candid menangkap momen yang tidak dibuat-buat dengan emosi nyata yang tulus. Momen-monen seperti ini bisa berupa apa saja. Misalnya, senyuman hingga deraian air mata atau ekspresi apa pun yang mencerminkan emosi sebenarnya seseorang.
Alami dan spontan
Fotografi tersebut menangkap momen yang tidak direncanakan alias secara spontan. Mengapa? Sebab, momen spontan dapat terjadi kapan saja sehingga fotografer candid harus selalu siap kapan saja untuk menangkapnya. Kenyataannya, fotografer candid yang terampil dan terlatih sering kali dapat menduga atau menilai kapan momen spesial akan terjadi sehingga mereka selalu siap untuk itu.
Adapun foto candid adalah gambar orang dalam keadaan alami mereka tanpa pose atau arahan dari fotografer. Oleh karena gambar candid tidak dibuat-buat maka gambar akan terasa alami, yaitu natural apa adanya dan autentik. Tak mengherankan, hasil fotografi ini memiliki nuansa yang unik.
Mengutip situs expert photography, foto candid umumnya dipotret dalam situasi yang santai atau momen acara tertentu, seperti pertemuan keluarga dan pernikahan. Terkadang, subjek mengatahui jika ia sedang dipotret sehingga langsung mengarah ke kamera. Namun, banyak juga subjek yang benar-benar tidak menyadari jika ia sedang difoto sehingga gambar yang dihasilkan terlihat alami. Belakangan, foto semacam ini kembali diminati untuk menghasilkan gambar yang natural.*
Foto: itsjustlight
Bidik juga:
