Skip links
Storytelling Foto

Cara Membangun Storytelling Lewat Foto

Storytelling lewat foto sedang populer saat ini termasuk di ranah media sosial khususnya Instagram dan TikTok. Banyak fotografer yang ingin membangun cerita yang lebih kuat dalam foto yang ia buat. Namun, storytelling bukan sekadar teknik. Ini adalah kemampuan memahami emosi manusia.

Oleh karena itu, penting bagi fotografer khususnya pemula untuk memahami beberapa poin dalam membangun storytelling. Berikut beberapa hal yang bisa Anda pertimbangkan ketika hendak membuat storytelling lewat foto.

Menentukan tema

Tak dimungkiri, tema menjadi dasar seluruh elemen visual karena membantu Anda fokus pada pesan yang hendak disampaikan. Itulah mengapa sedari awal harus memastikan tema sesuai tujuan pemotretan.

Tentukan karakter utama dalam foto

Karakter diibaratkan sebagai pusat cerita. Pilihlah subjek dengan ekspresi yang menarik. Apa sebab? Ekspresi yang menarik akan membantu menyampaikan emosi yang lebi kuat.

Perhatikan lingkungan sekitar

Ya, lingkungan menghadirkan konteks cerita karena lokasi sangat mendukung narasi visual. Singkat kata, tanpa konteks cerita terasa lemah.

Gunakan komposisi untuk mengarahkan cerita

Komposisi berperan penting dalam hal ini. Leading lines dapat memandu mata penonton untuk menyimak. Misalnya, foreground yang related bakal menambah kedalaman narasi. Intinya, setiap elemen visual memiliki fungsi tertentu.

Pencahayaan

Sudah bukan rahasia, cahaya lembut menghadirkan kesan hangat. Akan tetapi, cahaya keras menciptakan kesan dramatis. Kuncinya, pilihan cahaya menentukan mood cerita.

Gunakan warna secara emosional

Memang, warna hangat menghadirkan rasa nyaman dan warna dingin menciptakan kesan sepi. Mengapa? Warna adalah bahasa emosional yang kuat.

Tangkap momen yang jujur

Momen spontan menguatkan cerita karena ekspresi natural selalu lebih menyentuh. Dalam hal ini, jangan memaksa subjek untuk berpose.

Gunakan detail kecil sebagai simbol

Simbol sering memperkaya narasi dan detail seperti tangan atau benda kecil bisa jadi punya peran sangat kuat. Praktiknya, detail sangat membantu memperjelas pesan yang ingin disampaikan.

Susun foto secara berurutan jika perlu

Foto berurutan membangun alur. Dengan begitu, penonton akan dapat mengikuti cerita dengan mudah. Teknik ini cocok untuk proyek dokumenter.

Storytelling adalah seni menggabungkan visual dan emosi

Sering kali foto yang bercerita tidak perlu sempurna secara teknis teknis. Dalam konteks ini, yang terpenting adalah pesan yang tersampaikan. Ingat, cerita yang jujur akan selalu menyentuh.*

Foto: progradedigital

Bidik juga:

Cara Membuat Foto Candid yang Terlihat Natural

Leave a comment

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom casibom casibom casibom güncel giriş