Skip links
Kebun Binatang Bandung Zoo

Ada 3 Opsi! Nasib Kebun Binatang Bandung Segera Ditentukan

Nasib Kebun Binatang Bandung memang belum jelas hingga saat ini sehingga berdampak luas. Konflik pengelolaan yang berkepanjangan itu memunculkan banyak pandangan dari masyarakat, termasuk para pencinta satwa.

Namun, dalam waktu dekat nasib objek wisata legendaris keluarga ini bakal ditentukan. Pemerintah Kota Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Pusat sedang intensif mendiskusikan dan membahas kebun binatang di Jalan Tamansari Kota Bandung tersebut.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, masa depan Kebun Binatang Bandung tengah dibahas intensif bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat. Pembahasan itu bertujuan menentukan konsep pengelolaan hingga fungsi kawasan Kebun Binatang di Jalan Tamansari itu ke depan.

“Kami bertiga, pemerintah kota, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat sedang mendiskusikan masa depan Kebun Binatang ini. Apakah tetap menjadi kebun binatang dengan konsep seperti sekarang, dengan konsep yang berbeda, atau bahkan bukan kebun binatang,” kata Wali Kota Bandung M Farhan, Selasa (13/1/2026).

Hingga hari ini, kebun binatang di Lebak Gede itu masih ditutup sementara untuk kunjungan umum atau wisatawan. Namun demikian, satwa-satwa yang berada di dalam kawasan Bandung Zoo tetap mendapatkan pakan dan perawatan kesehatan yang baik.

Pada akhir Desember 2025, pengelola membuka kunjungan secara gratis dengan kapasitas terbatas. Pengunjung bisa datang secara gratis atau membawa donasi seikhlasnya berupa sayuran atau buah-buahan hingga daging untuk pakan hewan.

Banyak di antara pengunjung yang menyayangkan jika objek wisata edukatif itu tutup permanen. Untuk keberlangsungan Kebun Binatang, diharapkan ada langkah cepat dan bijak dari otoritas dalam menentukan nasib pengelolaannya.

Opsi pengelolaan

Sedikitnya, sejauh ini muncul tiga opsi pengelolaan yang diutarakan oleh Muhammad Farhan.

Pertama, mempertahankan status Kebun Binatang Bandung seperti kondisi saat ini. Kedua, berorientasi pada pengembangan taman margasatwa dengan mengurangi jumlah satwa namun memperluas ruang terbuka hijau (RTH). Ketiga, kawasan tersebut sepenuhnya diubah menjadi RTH.

Menurut Anda khususnya pencinta satwa, bagaimana sebaiknya pengelolaan atau manajemen Bandung Zoo ke depan?*

Foto: bandung.go.id

Bidik juga:

Sepenggal Sejarah Kebun Binatang Bandung

Leave a comment

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom casibom casibom casibom güncel giriş