Skip links
kamera umrah kelas garasi.

Bijak Menggunakan Kamera Saat Umrah

Sebagai tamu di negeri orang, seyogianya kita menghormati budaya dan adat setempat termasuk soal menggunakan kamera saat memotret area publik. Misalnya, ketika kita sedang melaksanakan umrah di Masjidil Haram.

Di sana, bahkan tidak sebatas pada aspek kebudayaan, tetapi juga pandangan keagamaannya. Di Tanah Suci—khususnya di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi—pokok masalah penggunaan kamera bukan semata karena privacy.

Mayoritas ulama di Arab Saudi masih menganggap fotografi merupakan sesuatu yang dilarang, seperti halnya hukum menggambar makhluk hidup dan membuat patung. Namun, saat ini sebagian ulama Arab Saudi ada yang membolehkan foto dengan syarat tidak menggunakan kamera secara berlebihan untuk setiap aktivitas. Oleh karena itu, penggunaan kamera harus lebih bijak alias tidak melampaui batas.

Lantas, adakah yang harus diperhatikan berkaitan dengan penggunaan kamera saat umrah?

Tips memotret di Masjidil Haram

1. Apabila ingin memotret alangkah baiknya setelah rangkaian ibadah umrah selesai dan tidak sedang salat berjemaah. Harus diingat bahwa tujuan utama umrah adalah ibadah dan mendapat foto yang bagus merupakan bonus.

2. Hal penting lainnya yang perlu dipahami adalah larangan membawa kamera DSLR apalagi drone ke kawasan Masjidil Haram dan Kakbah. Akan tetapi, smartphone berkamera, kamera pocket, dan mirrorless masih boleh dibawa ke area Masjidil Haram dengan penggunaan terbatas.

3. Oleh sebab itu, hindarilah penggunaan tas kamera yang mencolok dan sebaiknya kamera dimasukkan ke dalam tas paspor. Namun demikian, berdasarkan pengalaman, untuk mengambil gambar disarankan menggunakan kamera smartphone.

4. Tidak menggunakan blitz atau flash kamera saat mengambil gambar di dalam Masjidil Haram agar tidak menarik perhatian petugas. Selain itu, tentu agar tidak menganggu jemaah lain yang sedang beribadah.

5. Tidak disarankan memotret di area mataf, yaitu bidang di sekitar Kakbah tempat jemaah tawaf. Berhati-hatilah jika berfoto dengan latar Kakbah apalagi saat suasananya sangat padat.

6. Seandainya ada kesempatan, momen terbaik memotret Kakbah adalah pagi dan malam hari dengan background Makkah Royal Clock Tower yang menjulang. Adapun spot sudut pengambilan gambar yang bagus bisa dilakukan di rooftop Masjidil Haram.

7. Memotret area luar Masjidil Haram masih dibolehkan sebatas menggunakan kamera smartphone. Namun, tidak disarankan menggunakan tripod.*

Leave a comment

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom casibom casibom casibom güncel giriş