Film Berlatar Kota Bandung yang Bikin Kangen
Magnet Kota Bandung rupanya menarik banyak sineas yang menjadikan kota ini sebagai latar film mereka. Berbagai genre film mulai dari drama, romansa hingga komedi berhasil menangkap keindahan dan dinamika Parijs van Java yang ikonis.
Empat film berikut bisa jadi mengobati kerinduan Anda pada kota ini dan membangkitkan nostalgia di akhir tahun. Apa saja?
Jomblo (2006)

Bagi Anda yang merindukan suasana kampus di Kota Bandung, Jomblo adalah film yang tepat untuk ditonton. Disutradarai oleh Hanung Bramantyo, film ini mengisahkan empat mahasiswa baru yang sedang mencari cinta sejati di kampusnya. Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi latar film yang dibintangi Ringgo Agus Rahman dan Rianti Cartwright.
Kisah komedi romantis Jomblo tak hanya menghibur, tetapi juga membangkitkan nostalgia tentang kehidupan kampus di Bandung. Tentu saja, dengan segala kegembiraan dan tantangan yang dihadapi oleh kawula muda saat itu.
From Bandung with Love (2008)

Henry Adianto menyutradarai film yang menggambarkan kisah cinta yang penuh dengan perasaan cemburu dan perselingkuhan. Film yang dibintangi Marsha Timothy tersebut berlatar Bandung yang ramai dan sering dilanda hujan.
From Bandung with Love yang rilis pada 13 Maret 2008 menampilkan sudut-sudut Kota Bandung yang beragam. Menampilkan suasana keramaian pusat kota hingga sudut yang lebih tenang, film ini mengajak penonton untuk merasakan suasana kota. Ya, suasana kota yang tidak hanya romantis, tetapi juga penuh dengan konflik emosional.
Kombinasi antara hujan dan suasana Bandung yang lembap semakin menambah kesan mendalam pada cerita ini.
The Tarix Jabrix (2008)

The Tarix Jabrix yang rilis 17 April 2008 ini disutradarai Iqbal rais dan dibintang personel grup band The Changcuters. Cerita dalam film mengangkat fenomena geng motor yang marak di Kota Bandung pada akhir 2000-an.
Dikenal berkat pendekatannya yang lucu dan menghibur, The Tarix Jabrix menggambarkan kehidupan anak muda Bandung yang penuh dengan kebebasan dan petualangan. Kadang juga kekerasan terjadi di jalanan.
Film ini menyajikan gambaran unik tentang kehidupan sosial dan subkultur kawula muda Bandung pada masa itu.
Dilan 1990 (2018)

Sesuai judulnya, film Dilan 1990 berlatar tahun 1990-an di Kota Bandung. Film mengisahkan pertemuan dan romansa unik antara Dilan, ketua geng motor yang jenaka, dengan Milea, siswi pindahan dari Jakarta yang awalnya sudah punya pacar.
Kisah cinta SMA yang penuh kenangan antara Dilan (Iqbaal Ramadhan) dan Milea (Vanesha Prescilla) semakin syahdu dengan latar Bandung yang asri dan dingin. Dilan 1990 menghidupkan kembali suasana tahun 90-an dengan nuansa nostalgia yang mendalam.
Karya sutradara Pidi Baiq ini mampu menarik perhatian kawula muda dan masyarakat. Kota Bandung yang terlihat tenang dengan kendaraan bermotor klasik dan kondisi jalanan yang jarang macet, memberikan kesan khas masa itu.
Bagi banyak orang, film ini bukan cuma mengisahkan cinta remaja, tetapi juga menggambarkan dengan indah suasana Bandung yang selalu dikenang.*
Bidik juga:
