Skip links
Sourdough

Sourdough, Sesobek Sejarah dan Asal

Sourdough, apa yang terlintas dalam benak Anda mendengar nama itu? Ya, betul jenis makanan tepatnya roti klasik yang belakangan kembali menjadi tren di masyarakat. Lantas, dari mana asal makanan kaya karbohidrat tersebut?

Sejarah sourdough berawal dari ribuan tahun yang lalu, jauh sebelum ragi komersial ditemukan untuk fermentasi. Fermentasi adalah proses yang berakar dalam sejarah dan umum di banyak peradaban di seluruh dunia.

Proses fermentasi dalam pembuatan roti sourdough telah menarik perhatian banyak pembuat roti rumahan belakangan ini, melibatkan pemeliharaan koloni ragi liar dalam bubur tepung dan air. “Starter sourdough” atau adonan induk ini, sebagaimana dikenal, membentuk kultur simbiosis bakteri asam laktat dan ragi liar. Starter ini ang menghasilkan karbon dioksida yang berperan dalam pengembangan adonan roti.

Ini adalah bentuk asli roti pengembang yang digunakan sepanjang sejarah manusia hingga ditemukannya ragi komersial pada pertengahan abad ke-19.

Dari roti pipih Mesir kuno hingga keajaiban masa kini, sejarah sourdough sebagai bahan pengembang merupakan perpaduan yang menarik dan terus berkembang. Salah satu alasannya makin banyak pembuat roti rumahan yang menggunakan metode produksi roti yang menakjubkan ini untuk membuat roti mengembang.

Tempat asal

Sourdough yang kita kenal sekarang berasal dari tradisi ribuan tahun yang tersebar di berbagai benua. Dari Swiss, Mesir kuno hingga Yunani dan Romawi kuno, roti ini memiliki beragam kegunaan internasional.

Meskipun teknik pembuatannya telah berkembang selama bertahun-tahun, roti yang luar biasa ini selalu dibuat dengan kombinasi tepung dan air.

Mesir kuno umumnya dianggap sebagai tempat kelahiran roti sourdough. Bukti roti fermentasi telah ditemukan di Bern, Swiss, yang konon berasal dari tahun 3600 SM (sekitar 5000 tahun yang lalu). Ada beberapa tanggal berbeda yang beredar, baik untuk penemuan roti beragi di Swiss maupun Mesir.

Boleh dibilang bahwa proses fermentasi roti sourdough memang sangat tua dan dapat ditelusuri kembali ke masyarakat Eropa Utara dan Mesir Kuno.

Penemuan tidak disengaja

Kemungkinan besar penemuan “sourdough” murni tidak disengaja ketika seseorang meninggalkan adonan untuk roti tak beragi yang mereka buat di udara terbuka. Tentunya adonan tersebut dihuni oleh ragi liar. Ketika mereka memanggang adonan tersebut, hasilnya akan lebih lembut dan lapang daripada roti pipih dan padat yang biasa mereka makan. Roti tipis inilah yang kemudian menjadi apa yang kita kenal sebagai roti sourdough.

Dari Mesir Kuno, proses pembuatan roti sourdough menyebar ke Kekaisaran Yunani dan Romawi Kuno, dan bertahap menyebar ke seluruh Eropa. Semua peradaban ini, termasuk Mesir, berpengalaman juga dalam pembuatan bir. Tak cuma itu, bahkan orang Mesir kemudian menggunakan busa dari proses pembuatan bir mereka untuk membuat roti.*

Foto: sourdoughcompany.com

Bidik juga:

Pizza dan Sepotong Kisahnya dari Italia

Leave a comment

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom casibom casibom casibom güncel giriş