Tips dan Ide Fotografi Panning (4)
Persoalan yang kerap muncul saat memotret menggunakan teknik panning adalah fokus dan pencahayaan. Dua tips dan ide fotografi panning berikut bisa Anda coba dan lihat hasilnya!
Posisikan diri Anda dengan benar
Agar lensa Anda memiliki ruang yang cukup untuk fokus, pastikan Anda menjaga jarak antara kamera dan subjek yang bergerak.
Jika Anda memposisikan diri terlalu dekat dengan subjek, lensa Anda mungkin kesulitan (dan gagal) untuk fokus. Meskipun Anda menggunakan teknik fokus manual.
Mengapa? Semua lensa memiliki jarak fokus minimum. Begitu subjek bergerak dalam jarak ini, pemfokusan menjadi mustahil.
Selain itu, sulit untuk mempertahankan subjek dalam bingkai ketika ukurannya besar dan dekat. Jadi, mundurlah satu atau dua langkah, dan pastikan Anda memiliki cukup ruang untuk mengambil foto yang bagus.
Saat Anda memilih posisi, pilihlah latar belakang yang bagus. Jangan hanya berdiri di mana pun. Sebaliknya, bergeraklah hingga Anda menemukan latar belakang yang membantu subjek Anda menonjol.
Foto panning terlihat menarik ketika terdapat kontras subjek-latar belakang yang bagus dan setidaknya terdapat dua atau lebih warna latar belakang. Latar belakang memberikan konteks dan membantu menciptakan suasana.
Meskipun demikian, Anda juga dapat menciptakan foto panning yang indah dengan latar belakang yang seragam (misalnya, pepohonan hijau). Hindari latar belakang yang terlalu ramai. Anda ingin latar belakang tersebut melengkapi subjek, bukan membuatnya tampak berlebihan.
Tambahkan flash
Tidak ada aturan baku dalam panning meskipun sebagian besar fotografer bekerja dengan cahaya alami, Anda mungkin bereksperimen dengan menggunakan flash.
Karena flash burst sangat cepat, bahkan jauh lebih cepat daripada kecepatan rana maksimum yang ditawarkan oleh kebanyakan kamera! Tujuannya adalah menggabungkan satu flash burst dengan teknik panning sambil tetap menggunakan kecepatan rana yang lambat.
Anda sebaiknya mengatur kamera ke mode flash sinkronisasi lambat, lalu pilih dengan cermat kapan flash akan menyala setelah Anda menekan tombol rana. Anda dapat memilih untuk menggunakan flash di awal atau di akhir pemotretan, menghasilkan efek panning yang sangat berbeda.
Teknik flash sinkronisasi lambat ini hanya akan berhasil jika subjek cukup dekat dan flash Anda cukup kuat untuk memberikan efek yang baik. Jadi pastikan Anda berada cukup dekat dan periksa hasilnya di LCD kamera setelah Anda mengambil satu atau dua foto.
Terakhir, jika Anda menggunakan flash, Anda perlu menguji berbagai pengaturan pencahayaan agar hasilnya terlihat tepat. Dalam beberapa kasus, Anda mungkin perlu mengurangi kekuatan flash hingga setengah atau sepertiganya.
Bersambung …
Foto: fujilove.com
Bidik juga:
