Jalan yang Ditutup Saat Asia Africa Festival 18–19 Oktober 2025
Sejumlah ruas jalan utama di kawasan pusat Kota Bandung akan ditutup sementara untuk mendukung perayaan Asia Africa Festival (AAF). Rangkaian acara tahunan ini berlangsung selama dua hari tanggal 18–19 Oktober 2025.
Wajib dicatat, penutupan ruas jalan ini berpusat di Jalan Asia Afrika (sebagian) dan Jalan Braga Pendek. Hal ini berdampak pada pengalihan arus lalu lintas di jalan sekitar seperti Naripan dan Tamblong.
Hindari area tersebut selama jam berlangsungnya festival agar tidak terjebak kemacetan parah!
Jalan Asia Afrika
Tempat karnaval kebudayaan. Penutupan dilakukan dari depan Hotel Grand Preanger/Simpang Tamblong hingga pertigaan Jalan Cikapundung Barat.
Jalan Soekarno
Ditutup sementara untuk mendukung kelancaran acara.
Jalan Cikapundung Barat
Ditutup sementara karena menjadi titik finis sekaligus area akhir rute karnaval.
Jalan Braga Pendek
Ditutup penuh pada 18-19 Oktober 2025. Lokasi utama Asia Africa corner (bazar UMKM dan pameran).
Area Parkir
Parkir 0n-Street
- Jalan Viaduct
- Jalan Braga (utara/setelah rel)
- Jalan ABC
- Jalan Trs. Naripan
- Jalan Dalem Kaum
Parkir 0ff-Street
- Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana
- Dinas SDA Jabar, Jalan Braga
- Bank Bandung, Jalan Naripan
- Rubanah Alun-alun Bandung
- Eks Matahari Banceuy
- Area parkir bank bjb Syariah, Jalan Braga (sebelum rel kereta api)
- Area parkir Taman Dewi Sartika, Jalan Wastukancana
Karnaval kebudayaan
Asia Africa Festival akan kembali memeriahkan Kota Bandung. Acara ini bukan sekadar festival, melainkan penghormatan agung sekaligus mengenang momen penting Konferensi Asia Afrika (KAA) tahun 1955. Peristiwa besar tersebu mengukuhkan Bandung sebagai saksi bisu persatuan bangsa-bangsa di dua benua, Asia dan Afrika.
Asia Africa Festival 2025 tentu menjadi sebuah panggung megah yang menampilkan keragaman budaya. Masyarakat dan wisatawan bakal dimanjakan dengan parade karnaval yang diikuti oleh kontingen dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari negara-negara lain.
Dalam iring-iringan, setiap kontingen memamerkan keindahan kostum adat yang unik dan penuh makna, serta tarian tradisional yang memukau.
Namun, ini lebih dari sekadar tontonan. Asia Africa Festival adalah ajang promosi pariwisata. Setiap pertunjukan memperkenalkan pesona alam dan keunikan budaya dari masing-masing daerah. Anda dan keluarga bisa melihat langsung kekayaan warisan Indonesia dan negara-negara Asia dan Afrika dalam satu pagelaran yang spektakuler.*
Foto: Dudi Sugandi
Bidik juga:
