Hiking Fest 2025 Siap Digelar di Trek 11 Sukawana
Menyambut gelaran Hiking Fest 2025, panitia penyelenggara bekerja sama dengan Mahameru Bandung menggelar kegiatan Press Release & Media Gathering. Acara temu media berlangsung di Mahameru Bandung, Sabtu (11/10/2025).
Dalam acara tersebut, panitia menyampaikan Hiking Fest 2025 siap digelar di Trek 11, Sukawana, kawasan Gunung Tangkuban Parahu, Kabupaten Bandung Barat. Kawasan ini memiliki trek lintas alam yang indah memukau, eksotis sekaligus menantang.
Kesempatan itu menjadi ajang perkenalan resmi bagi publik dan media terkait konsep dan rangkaian kegiatan. Adapun pesan utama yang diusung acara ini adalah kolaborasi antara semangat petualangan, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Ketua Steering Committee Hiking Fest 2025 Budhi Santosa menjelaskan, kegiatan ini tidak sekadar olahraga alam bebas. Namun, lebih dari itu, mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keberlanjutan alam dan potensi ekonomi daerah.
“Kami ingin menjadikan Hiking Fest 2025 bukan hanya sebagai ajang rekreasi dan olahraga, tapi juga ruang kolaborasi lintas komunitas dan pelaku lokal. Melalui kegiatan ini, kami ingin menyampaikan pesan bahwa mencintai alam bisa berjalan seiring dengan menggerakkan ekonomi lokal secara berkelanjutan,” ujarnya.
Rangkaian acara menyusuri hutan ini akan diisi dengan berbagai kegiatan menarik. Sebut saja eco-hiking challenge, camping experience, local market showcase hingga green workshop yang melibatkan komunitas pecinta alam dan UMKM setempat.

Pesan ekologis dan ekonomi lokal
Sementara itu, Muchammad Thofan selaku owner Mahameru mengatakan, kegiatan ini juga diharapkan menjadi wadah edukasi dan inspirasi bagi masyarakat. Terlebih, khususnya generasi muda untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas wisata dan pelestarian lingkungan.
”Melalui Hiking Fest 2025, kami ingin mengajak publik untuk menikmati keindahan alam dengan cara yang bertanggung jawab dan berkontribusi bagi lingkungan serta masyarakat sekitar,” katanya menjelaskan.
Dengan semangat kolaboratif, acara di alam ini diharapkan dapat menjadi kegiatan tahunan yang mempertemukan banyak unsur dari berbagai kalangan. Mereka adalah pencinta alam, pelaku ekonomi kreatif, serta komunitas peduli lingkungan dalam satu wadah yang positif dan inspiratif.*
Bidik juga:
