Potret Syahdu Langit Biru Bandung
Bandung memang identik dengan biru. Ya, warna ini juga jadi salah satu bagian identitas klub sepak bola kebanggaan warga kotanya, Persib Bandung.
Namun, warna biru di langit Bandung selalu menyajikan panorama memukau khususnya menjelang senja aliasa blue hour.
Langit biru Bandung berpadu dengan lanskap kota memberi nuansa indah yang memanjakan mata.
Penasaran? Yuk, lihat potret-potret langit biru Bandung dan sudut kota di artikel ini.
Braga

Bangunan toko di Braga ini dulu dikenal dengan nama Au Bon Marche. Didirikan pada 1913 oleh A. Makkinga, toko menawarkan ragam busana terkini dan sedang tren dari Paris, Prancis.
Alun-alun Bandung

Menara kembar penjaga alun-alun, pusat Kota Bandung. Sedari dulu, kawasan lapang ini tak berubah fungsi sebagai ruang publik, termasuk arena bermain bola masa Hindia Belanda.
Asia-Afrika

Bicara toko serbaada (toserba) di Kota Bandung, maka tak akan lepas dari Warenhuis de Vries. Toko ini sudah ada sejak awal abad ke-20 menyediakan berbagai macam keperluan sehari-hari.
Wastukancana

Tugu empat patung Maung Bandung sebagai salah satu penanda kawasan bersejarah di beberapa sudut Kota Bandung. Desainnya yang kental dengan gaya art-deco menguatkan nuansa kota lama.
Banceuy-Asia Afrika

Pertigaan Banceuy-Asia Afrika berperan sangat besar dalam menunjang mobilitas dan perkembangan kota. Penanda khasnya antara lain desain bangunan kantor perbankan ini yang simetris di hook jalan.
Center Point Braga

Kini Center Point! Mulanya bernama Naessens & Co sejak 1925 dan tak terlepas dari perjalanan hidup pendirinya—Willebrordus Josephus Theodorus Naessens. Ia adalah pianis ternama kelahiran Zaltbommel, Belanda.
Nedhandel NV Asia Afrika

Nedhandel NV yang selama ini menghadirkan visual indah dengan warna putihnya di bilangan Alun-alun Bandung. Biro arsitek menerapkan gaya arsitektur Neo-Classic atau art-deco ornamental yang sedang digemari waktu itu.
Gapura Kota Lama Dago

Berdiri gagah dengan tinggi 11 meter dan lebar 2 meter, gapura ini dibangun sebagai penanda untuk memperkuat karakter kota lama Bandung. Struktur semacam ini salah satunya di bilangan Dago.*
Foto: Dudi Sugandi
Bidik juga:
