Gedung Rathkamp, Wajahmu Tertua di Kawasan Braga–Asia Afrika
Gedung Rathkamp di pertigaan Jalan Braga dan Jalan Asia Afrika Bandung boleh dibilang wajah arsitekturnya paling tua di antara bangungan sekitarnya.
Bangunan yang terletak di corner atau hook jalan tersebut berseberangan dengan Museum Konferensi Asia Afrika (renovasi tahun 1940) di sebelah barat dan Warenhuis de Vries (Gedung de Vries 1909) di sebelah selatan.
Plakat yang melekat pada Gedung Rathkamp menginformasikan nama seorang warga Belanda, Jacoba Yangelaan. Seturut beberapa versi, ia disebut-sebut sebagai orang yang meletakkan batu pertama pembangunan gedung ini. Pembangunan gedung yang berdiri di atas tanah seluas 1.208 meter persegi itu mulai berjalan pada 24 Januari 1902.
Lantas, siapa Jacoba Yangelaan dan siapa arsitektur Gedung Rathkamp?
Memang tak dimungkiri, sampai saat ini belum ada informasi ataupun dokumentasi yang valid yang
menerangkan siapa mereka. Namun begitu, kita dapat melihat salah satu ciri khas bangunan yang sudah bertahan lebih dari 123 tahun ini.
Jika memperhatikannya tampak wajah arsitekturnya seperti benteng dengan gaya Romantik Klasik (electicism). Di Kota Bandung, tak banyak gedung dengan desain yang kaya unsur dekoratif semacam itu. Boleh dikata, wajah asli bangunan ini tidak mengalami perubahan bentuk yang signifikan, setidaknya hingga saat ini.
Bank, apotik, waralaba
Pada mulanya, Bank N.I. Escompto Mij menggunakan gedung ini untuk aktivitas perbankan. Beberapa tahun berselang, gedung sempat beralih fungsi menjadi toko kacamata, agen ban Dunlop, toko tembakau dan rokok. Akhirnya, N.V. Chemicalienhandel Rathkamp & Co mengambil alih kepemilikan gedung satu lantai itu. Perusahaan farmasi yang menjadi cikal bakal Kimia Farma tersebut memfungsikannya sebagai apotik.
N.V. Chemicalienhandel Rathkamp & Co adalah perusahaan farmasi pertama di Hindia Belanda yang didirikan pada 1817. Pemerintah Republik Indonesia kemudian menasionalisasi eks perusahaan asing tersebut menjadi Perusahaan Negara Farmasi (PNF) Bhinneka Kimia Farma. Pada 1971, bentuk badan hukum PNF berubah menjadi perseroan terbatas sekaligus mengubah namanya menjadi PT Kimia Farma (Persero).
Beberapa tahun lalu, sebagian Gedung Rathkamp di pertigaan Jalan Braga dan Jalan Asia Afrika yang difungsikan sebagai Apotik Kimia Farma itu beralih fungsi. Selain apotik, sebagian ruangan kini digunakan untuk tujuan komersial merek kopi ternama dan dua toko waralaba.*
Foto: Dudi Sugandi
Bidik juga:
