Potret Lanskap City Light Bandung
Potret Bandung dari ketinggian atau foto udara (aerial) memang terlihat “agak laen” dari kebanyakan sudut pandang. Itulah mengapa hasil potret macam ini sering kali menyuguhkan gambar yang unik, bahkan tak terduga.
Misalnya, potret city light Kota Bandung. Jalanan kota ini terlihat demikian estetis berpadu dengan cahaya lampu kota dan kendaraan.
Cahaya yang merah-kuning di jalanan itu seperti membentuk jalannya sendiri, mengikuti ruang jalan yang lurus maupun berkelok. Di pusat kota, potret city light jalanan Bandung makin indah berpadu dengan arsitektur bangunan tua yang melegenda.
Overvass Antapani

Overpass Antapani bukan sekadar jalan layang penghubung, tetapi juga wujud inovasi infrastruktur yang menerapkan teknologi Corrugated Mortarbusa Pusjatan (CMP) pertama di Indonesia. Jalan makin indah dengan sentuhan mural yang estetis.
Flyover Pasupati

Infrastruktur jalan dengan panjang 2,8 kilometer terwujud berkat dukungan bantuan dana hibah dari Pemerintah Kuwait. Di atas lembah Cikapundung, jalan layang yang diresmikan pada 2005 ini memiliki jembatan yang membentang kurang lebih 161 meter.
Jl. Asia Afrika – Jl. Tamblong

Ketika seorang tukang kayu Tionghoa—Tam Long—yang namanya kemudian tertaut pada jalan ini, memotong ruas Jalan Raya Pos. Perempatan legendaris ini termasuk salah satu yang tersibuk melayani mobilitas warga Bandung hingga malam.
Simpang Lima

Parapatan—kemudian dikenal dengan nama Simpang Lima—merupakan persimpangan terbanyak paling populer di Kota Bandung. Nama perempatan ini juga sudah tercatat dalam peta yang diterbitkan Pemerintah Hindia Belanda pada 1935.
Jl. Merdeka

Bandung bukan plaza, tetapi sebuah kota. Dan, Bandung yang indah adalah dambaan setiap warganya yang merdeka. Meski “Matahari” di sini sudah tenggelam, ribuan cahaya lampu kota tetap bersinar hingga kota ini bangun kembali dari tidurnya.
Jl. Dago – Flyover Pasupati

Inilah salah satu jalan legendaris yang “dikolongi” jalan layang terpanjang di Kota Bandung. Ada sepotong cerita, dulu di seputar Jalan Dago, warga yang hendak bepergian ke kota hanya berani melewati jalan tersebut bila berkelompok.
Alun-alun Bandung

Potret Alun-alun Bandung dulu, tapi tidak dulu sekali. Jadi ingat, kalau sedang bepergian jauh, salah satu yang dicari adalah masjid ketika masuk waktu salat. Mungkin begitu juga dengan masjid yang berada di tepi Grote Postweg yang ramai ini.*
Foto: Dudi Sugandi
Bidik juga:
