5 Pahlawan Nasional dan Tokoh Kemerdekaan Asal Bandung
Bandung termasuk salah satu kota yang menjadi tempat para pahlawan nasional memperjuangkan, menggapai, dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Banyak tokoh pergerakan hingga pejuang kemerdekaan yang berjuang sepenuh hati, jiwa, dan raga di kota ini.
Sebut saja lima tokoh di antara mereka itu Rd Dewi Sartika, Otto Iskandardinata, Maskoen Soemadiredja, RE Martadinata, dan Mohamad Toha yang semuanya “pituin” alias kelahiran Bandung.
Mereka berjuang demi kemerdekaan lewat kiprah dan perannya masing-masing tanpa pamrih. Yuk, simak salah satu peran penting 5 tokoh dan pejuang kemerdekaan asal Bandung tersebut di postingan ini!
Mohammad Toha

Lahir : Bandung, 1927
Gugur : Bandung, 1946
Pahlawan yang gugur dalam peristiwa Bandung Lautan Api 1946, dikenal karena keberaniannya membakar gudang amunisi.
Dewi Sartika

Lahir : Cicalengka, 4 Desember 1884
Wafat : 11 September 1947
Pejuang emansipasi wanita dan perintis pendidikan kaum wanita di Indonesia yang mendirikan sekolah untuk perempuan: Kautamaan Istri.
Otto Iskandardinata

Lahir : Bojongsoang, 31 Maret 1897
Wafat : 1945
Dikenal dengan julukan “Si Jalak Harupat”, Otto adalah penggagas “pekik merdeka” dan pengusul Soekarno-Hatta sebagai presiden dan wakil presiden.
Maskoen Soemadiredja

Lahir : Bandung, 25 Mei 1907
Wafat : 4 Januari 1986
Tokoh politik dan pergerakan kemerdekaan yang berjuang bersama Bung Karno mewujudkan kemerdekaan Republik Indonesia.
Laksamana Laut R.D. Eddy Martadinata

Lahir : Bandung, 29 Maret 1921
Gugur : Purwakarta, 6 Oktober 1966
Pahlawan perjuangan kemerdekaan dari Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) yang berperan besar di bidang kemaritiman.
Selain lima tokoh di atas, Bandung juga sangat dekat dan punya banyak jejak perjuangan Sukarno, presiden pertama Republik Indonesia. Jejak dan perjuangan Bung Karno dimulai saat menjadi mahasiswa di Institut Teknologi Bandung.
Bung Karno makin dekat di Bandung setelah menikah dengan Inggit Garnasih yang asli Bandung, tepatnya Banjaran. Salah satu perjuangan Bung Karno di Bandung adalah saat menulis pledoi yang dikenal dengan nama Indonesia Menggugat. Pledoi ini disampaikan di pengadilan (Landraad) yang kini bernama Gedung Indonesia Menggugat.*
Bidik juga:
