Spot Menarik di Tahura Djuanda, Cocok Buat Piknik
Taman Hutan Raya (Tahura) Djuanda di Bandung bisa jadi masuk daftar spot Anda dan keluarga piknik sekaligus menenangkan pikiran. Hutan konservasi ini memiliki banyak spot menarik yang dapat membuat hati dan pikiran menjadi lebih tenang.
Berikut ini, 4 spot menarik di Tahura Djuanda. Apa saja. Yuk, simak deskripsinya!
Gua Jepang

Jauh sebelum menjadi tempat wisata, Gua Jepang punya cerita dan sejarah yang panjang bagi Bandung dan Indonesia. Sebermula, gua ini difungsikan menjadi markas militer Tentara Jepang antara 1942–1945. Gua ini dibuat sekira 1942 dengan melibatkan banyak warga pribumi dalam cara kerja paksa romusha.
Gua Jepang memiliki 4 pintu masuk dengan jaringan 3 lorong penghubung, dua lubang penjagaan, dan beberapa ventilasi di lereng tebing. Di dalam gua ini terdapat 18 bunker dalam kondisi utuh dengan fungsi yang berbeda-beda.
Gua Belanda

Mengutip laman tahurabandung, Gua Belanda awalnya berfungsi sebagai terowongan penyadapan aliran Sungai Cikapundung. Pada 1918, Pemerintah Hindia Belanda kemudian mengalihfungsikan gua tersebut untuk kepentingan militer.
Untuk itu, Pemerintah Hindia Belanda membuat beberapa ruang di sayap kiri dan kanan terowongan utama, mencakup 15 lorong dan 3 koridor. Setiap koridor memiliki fungsi yang berbeda-beda. Koridor pertama untuk saluran air, kedua untuk lubang ventilasi, dan ketiga untuk ruang interogasi.
Curug Dago

Curug Dago menyimpan pesona yang luar biasa dan memikat hati siapa pun yang memandangnya. Inilah satu-satunya air terjun yang berada di wilayah Kota Bandung. Tinggi air terjun ini antara 12–15 meter, deras mengalir di aliran Sungai Cikapundung.
Meski agak tersembunyi, masyarakat atau wisatawan dapat dengan mudah berkunjung ke air terjun ini. Dari Terminal Dago jaraknya sekitar 250 meter melalui jalan kecil yang hanya bisa dilalui sepeda dan sepeda motor. Namun, untuk bisa sampai persis di depan air terjun dekat prasasti Raja Siam, wisatawan harus menuruni ratusan anak tangga yang cukup menguras tenaga dan melelahkan.
Curug Ciomas

Curug Ciomas menyimpan sejuta pesona yang eksotis dan memukau. Air terjun ini berasal dari aliran Sungai Cikawari, Kabupaten Bandung Barat. Berkunjung ke sini, wisatawan akan dibuat takjub oleh air terjun kira-kira setinggi 30 meter. Aliran airnya tergolong deras, bahkan membentuk semacam tirai putih yang menjuntai.
Ada dua rute umum yang dapat ditempuh wisatawan ke Curug Ciomas. Pertama, berjalan kaki dari gerbang Tahura Djuanda Dago dengan jarak sekitar 5 kilometer melintasi kawasan tahura. Kedua, wisatawan dapat mengambil rute dari gerbang Tahura Djuanda Maribaya.*
Bidik juga:
Curug Cinulang, Pesona Air Terjun Kembar yang Tak Pernah Pudar
