Tiramisu yang Lezat dari Mana Asalnya?
Tiramisu kini menjadi hidangan penutup yang populer di berbagai negara, termasuk sebagian di Indonesia. Makanan ini banyak ditemukan di restoran-restoran yang menyuguhkan hidangan western, kafe, atau restoran hotel. Namun, dari mana asal mula tiramisu?
Hidangan penutup yang lezat ini dikenal sebagai “Tuscan Trifle” seperti puding khas Italia yang berasal dari wilayah Treviso. Akan tetapi, asal usul dessert ini telah lama diperdebatkan.
Dalam perkembangannya, sebuah penelitian menunjukkan bahwa hidangan ini berasal dari akhir tahun 1960-an atau awal 1970-an. Lebih jauh, mitos yang telah dibantah menyebutkan, asal mula tiramisu pada abad ke-17 yang menyerupai dessert yang dibuat untuk Adipati Cosimo de’ Medici.
Di luar kemiripannya dengan dua hidangan tadi, tiramisu yang kita kenal sekarang baru dibuat pada 1970-an. Mengutip italiangardensmtx, makanan ini secara tidak sengaja dibuat di sebuah restoran bernama Le Beccherie di Italia. Resep aslinya lebih mirip puding daripada kue, tetapi banyak variasi yang menghasilkan desain kue berlapis yang menjadi ciri khasnya.
Waktu itu, makanan penutup ini dengan cepat menjadi populer di kalangan penduduk setempat. Tak hanya itu, variasi resepnya dengan cepat menyebar ke seluruh pelosok Italia dan bagian lain Eropa. Tiramisu yang berarti “menyegarkan” karena tambahan espreso, memadukan berbagai cita rasa khasnya.
Hidangan utama
Tiramisu menjadi makanan utama di restoran dan toko roti Italia dan segera menyebar ke seluruh dunia. Resep aslinya menampilkan bentuk kue melingkar, tetapi bentuk persegi telah menjadi ciri paling khas tiramisu modern.
Makanan ini sebenarnya mirip puding kopi atau cokelat ringan dengan kue lady finger yang direndam dengan espreso yang kuat. Resepnya memang sederhana sehingga mudah dilakukan oleh pemula.
Bahan-bahan utamanya antara lain savioardi (biskuit ladyfinger), kuning telur, mascarpone, kakao, dan kopi. Beberapa koki ada yang menambahkan rum atau marsala sebagai pengganti brendi. Ladyfinger direndam dalam kopi espreso hingga teksturnya seperti spons, sedangkan custard dibuat dengan mengocok telur, gula, dan susu. Ladyfinger kemudian diletakkan di dasar sebagai fondasi dan ditutup dengan custard.
Para koki mengulangi proses ini hingga lapisannya sempurna. Lapisan atas puding kemudian ditaburi bubuk kakao dan espreso. Memang, resep asli tiramisu telah berubah selama bertahun-tahun, tetapi rasanya relatif konsisten. Resep asli Le Beccherie tidak menggunakan alkohol atau keju. Namun, dalam perkembangannya banyak orang yang menambahkan sentuhan dan kreativitas mereka sendiri pada resep terkenal tersebut.*
Foto: denicolasitaliandining
Bidik juga:
