Skip links
Monumen Patung Sepak Bola

Monumen Sepak Bola dan Sosok Pemain Persib

Monumen Sepak Bola—sebagian orang Bandung menyebutnya Patung Sepak Bola—merupakan salah landmark paling populer yang ada di Kota Bandung. Landmark ikonik ini berupa patung pemain sepak bola yang sedang berlari menggiring bola.

Ditempatkan di perpotongan Jalan Lembong, Tamblong, Sumatera, dan Veteran, karya seniman Nyoman Nuarta itu dibuat tahun 1990-an, era Wali Kota Ateng Wahyudi. Karya seni rupa yang artistik dibuat untuk menggambarkan semangat Kota Bandung akan olahraga sepak bola. Terlebih, kota ini sebagai markas tim sepak bola Persib “Maung Bandung.”

Nama besar Persib, termasuk para pemainnya, memang sangat dekat dengan masyarakat Bandung dan Jawa Barat. Ajat Sudrajat dan Roby Darwis adalah dua pemain sepak bola yang populer di mata bobotoh, baik sebagai pemain Persib maupun tim nasional Indonesia. Di era 1980–1990-an, kedua pemain kelahiran Bandung ini memiliki peran sangat penting bagi Persib hingga meraih prestasi juara perserikatan.

Tak mengherankan, jika masyarakat Bandung banyak yang menduga sosok di balik karya tersebut adalah Ajat Sudrajat. Namun, tak sedikit yang mengira sosok patung dengan tinggi lebih dari dua meter itu adalah Roby Darwis.

Kenyataannya, menurut Nyoman Nuarta, karya seni rupa yang ia buat tidak mengacu pada sosok pemain sepak bola mana pun. Patung tidak menggambarkan Ajat Sudrajat, Roby Darwis, atau siapa pun. Nyoman membuat patung itu atas permintaan Wali Kota Bandung Ateng Wahyudi yang sangat menggemari sepak bola.

Intinya, waktu itu Nyoman membuat patung untuk menggambarkan semangat olahraga Kota Bandung khususnya sepak bola yang sedang menggelora.

Patung di Monumen Sepak Bola itu terbuat dari material kuningan dan tembaga karena tahan terhadap cuaca. Material tersebut mampu bertahan dari terik matahari dan hujan sehingga tidak akan berkarat.

Selain itu, proses pewarnaannya secara alami melalui oksidasi sehingga melapisi permukaan material logam dan tampak lebih artistik oleh warna kehijau-hijauan. Olah karena itu, patung cukup disemprot dengan air untuk membersihkannya tanpa harus dicat.*

Foto: kemdikbud.go.id

Bidik juga:

Monumen Bandung Lautan Api (BLA), Tertinggi di Kota Bandung

Patung Pastor Verbraak dan Sisi Kemanusiaan

Leave a comment

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom casibom casibom casibom güncel giriş